“Secara bertahap kita komitmen dengan tim-tim terkait yang membuka jalur untuk terus mengoptimalkan pengiriman walaupun bukan pakai mobil tangki tapi mobil pick up dengan wadah yang kita bawa seperti toren ukuran satu ton. Meski di tengah keterbatasan dengan segala cara kami tempuh untuk distribusi BBM ke seluruh wilayah di Aceh,” jelasnya.
Hingga kini, upaya penanganan darurat di wilayah Aceh terus berjalan. Fokus utama tim gabungan meliputi perbaikan akses jalan dengan alat berat, pembangunan jembatan bailey, pembersihan material longsor, serta pemenuhan kebutuhan logistik para pengungsi.
(Ra)
















