“Ketika anak-anak terbiasa menjaga kebersihan diri, risiko penyakit seperti diare, cacingan, ISPA, dan karies gigi dapat ditekan. Ini berdampak langsung pada konsentrasi belajar, kehadiran di sekolah, hingga pertumbuhan fisik mereka. Edukasi ini bukan sekadar langkah pencegahan, tetapi intervensi perilaku sejak dini agar menjadi budaya di keluarga dan lingkungan.”
Program edukasi PHBS ini merupakan hasil kolaborasi antara PT DIB dan Puskesmas Desa Pelapis sebagai bentuk sinergi sektor swasta dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak usia sekolah.
Seno Ario Wibowo, External Relation Manager PT Dharma Inti Bersama, menegaskan bahwa edukasi PHBS merupakan kegiatan rutin dari DIB Care yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bagian dari komitmen perusahaan kepada masyarakat sekitar kawasan industri.
“Pada pelaksanaan perdana ini, sebanyak 138 anak telah menerima manfaat langsung. Melalui DIB Care, kami ingin memastikan anak-anak di wilayah ini mendapatkan akses edukasi dan layanan kesehatan dasar secara gratis dan berkelanjutan,” ungkap Seno.
Edukasi PHBS melengkapi berbagai kegiatan kesehatan yang telah dijalankan DIB Care sebelumnya, termasuk pemeriksaan kesehatan rutin dan pemberian makanan tambahan.
DIB, sebagai operator Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Desa Pelapis, berharap dapat berkontribusi menghadirkan generasi Pelapis yang sehat, cerdas, dan produktif.
Komitmen ini menegaskan bahwa pembangunan industri pengolahan bijih bauksit terintegrasi di wilayah tersebut tidak lepas dari tanggung jawab terhadap pembentukan kualitas sumber daya manusia lokal, dimulai dari hal-hal kecil dan preventif seperti kebersihan diri.
(RD)
















