“Seluruh personil harus siap siaga bukan hanya 8 sampai 12 jam, tetapi 24 jam. Alarm ponsel, piket, pos ronda, dan komunikasi grup harus aktif,” perintahnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalbar Senin 8 Desember: Mayoritas Wilayah Diprediksi Hujan Ringan hingga Deras
Edi juga meminta pengecekan alat tempur lapangan.
Mobil operasional, gergaji mesin (senso), parang, hingga kapak wajib dalam kondisi prima untuk mengevakuasi pohon tumbang yang kerap terjadi saat angin kencang.
Selain fokus pada bencana, kelancaran arus logistik juga menjadi atensi.
Edi memprediksi lonjakan lalu lintas angkutan barang jelang hari raya, sehingga Dinas Perhubungan diminta bekerja ekstra mengatur arus agar tidak terjadi kemacetan di titik-titik rawan genangan.
(Ra)
















