Sementara itu, wilayah Pontianak Timur (Tanjung Hulu) dan Pontianak Utara (Siantan) melaporkan ketinggian air yang bervariasi antara 30 hingga 50 cm.
Warga Keluhkan Air Naik-Turun
Salah seorang warga yang rumahnya terendam air hingga selutut di kawasan terdampak mengungkapkan kepasrahannya menghadapi siklus banjir kali ini.
“Tiga hari sudah begini. Surut sebentar, naik lagi. Capek kami, tapi mau bagaimana,” keluhnya saat ditemui di lokasi.
Menurut warga, genangan air kali ini bertahan lebih lama dari biasanya.
Jika umumnya saat air laut surut pada sore hari permukiman ikut kering, kali ini air di parit tetap penuh dan kembali meluap akibat hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga malam.
Data BMKG: Waspada Pasang Maksimum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Pontianak mencatat bahwa ketinggian pasang air laut saat ini mencapai puncaknya di angka 1,8 hingga 1,9 meter, yang terjadi pada rentang pukul 07.00 hingga 11.00 WIB.
BMKG juga memperingatkan bahwa potensi hujan ringan hingga sedang masih membayangi Kota Pontianak hingga sore nanti.
Kombinasi pasang laut tinggi dan curah hujan ini menuntut kewaspadaan warga, terutama di kawasan dataran rendah yang sistem drainasenya terhubung langsung ke Sungai Kapuas.
Baca Juga: Banjir Rob di Pontianak dan Kubu Raya Lumpuhkan Aktivitas Warga
(RN)
















