Mimpi Punya Hunian? Ini 6 Langkah Taktis Persiapan Membeli Rumah Pertama

"Bingung mulai dari mana? Simak 6 langkah persiapan membeli rumah pertama agar tidak salah langkah. Mulai dari cek SLIK OJK hingga hitung biaya notaris."
Bingung mulai dari mana? Simak 6 langkah persiapan membeli rumah pertama agar tidak salah langkah. Mulai dari cek SLIK OJK hingga hitung biaya notaris. (Dok. Ist)

Jika perlu, datanglah saat hujan turun untuk memastikan apakah kawasan tersebut bebas banjir atau tidak.

Lokasi menentukan kenyamanan jangka panjang dan nilai investasi di masa depan.

5. Cek Legalitas dan Reputasi Pengembang

Jika membeli rumah baru (inden), pastikan developer memiliki rekam jejak yang jelas.

Cek apakah mereka terdaftar di asosiasi pengembang (seperti REI).

Tanyakan status sertifikat tanahnya.

Apakah sudah pecah per kavling (SHM/HGB) atau masih induk? Hindari membeli properti yang sertifikatnya masih bermasalah atau diagunkan ke bank oleh pengembang, karena ini berisiko sengketa di kemudian hari.

6. Bandingkan Bunga KPR di Berbagai Bank

Jangan langsung menerima tawaran KPR dari bank yang bekerjasama dengan developer saja. Jadilah konsumen yang cerdas dengan melakukan window shopping.

Bandingkan program KPR dari bank konvensional maupun syariah.

Perhatikan masa fixed rate (bunga tetap) dan berapa lonjakan bunga saat memasuki masa floating (bunga mengambang).

Selisih bunga 1-2% saja bisa menghemat ratusan juta rupiah selama masa tenor cicilan.

Membeli rumah adalah lari maraton, bukan lari cepat.

Tidak perlu terburu-buru terbawa tren teman sebaya. Fokuslah pada kesiapan finansial dan mental Anda.

Dengan mengikuti 6 langkah persiapan di atas, Anda selangkah lebih dekat menuju kunci rumah impian di tangan.

Baca Juga: Sering Dianggap ‘Aneh’ oleh Boomers, Padahal 4 Kebiasaan Gen Z Ini Justru Positif Banget!

(*Mira)