Atasi Intrusi Air Laut, Pemkot Singkawang Bangun Jaringan Irigasi Air Tanah

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat meninjau lokasi pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan berdialog dengan petani di Kelurahan Naram, Sabtu (6/12).
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat meninjau lokasi pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan berdialog dengan petani di Kelurahan Naram, Sabtu (6/12/2025). (Dok. Pemkot Singkawang)

Baca Juga: Antisipasi Banjir Rob, Wali Kota Pontianak Instruksikan Percepatan Pembersihan Parit

Dengar Keluhan Petani soal Pupuk

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota juga menyempatkan diri berdialog dengan para petani. Rusmini, salah seorang petani setempat, menyampaikan keluh kesahnya terkait tingginya biaya produksi dan dampak lingkungan.

“Pupuk juga mahal, Rp140 ribu sekarung. Kalau bisa minta tolong pupuk dimurahkan, air laut dibikin ndak masuk, sama jalan di sini dibetulkan,” keluh Rusmini.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Rusmini mengapresiasi kehadiran pemerintah yang bersedia turun langsung melihat kondisi riil di lapangan.

“Makasih banyak sudah dengarkan kesusahan kami,” pungkasnya.

(*Red)