Sinterklas biasanya datang pada tanggal 6 Desember, namun malam sebelumnya tanggal 5 Desember dikenal sebagai Krampusnacht atau “Malam Krampus”.
Di Austria dan sebagian wilayah Jerman, malam ini dirayakan dengan cara yang unik.
Orang-orang mengenang legenda ini bukan dengan ketakutan, melainkan sebagai bagian dari kekayaan budaya mereka.
“Gruss vom Krampus”: Salam dari Si Monster
Popularitas Krampus sempat meledak pada tahun 1980-an berkat industri kartu pos.
Berbeda dengan kartu ucapan Natal yang penuh damai, kartu bertuliskan “Gruss vom Krampus” (Salam dari Krampus) menampilkan ilustrasi si monster yang sedang “menghukum” anak-anak.
Kartu pos bernuansa gothic dan humor gelap ini menjadi koleksi unik bagi banyak orang.
Menjadi Festival Jalanan yang Seru
Kini, tradisi Krampus telah berevolusi menjadi atraksi wisata dan gaya hidup modern.
Di negara-negara seperti Austria, Jerman, Hungaria, Slovenia, hingga Republik Ceko, rutin digelar acara Krampuslauf atau Krampus Run.
Dalam festival ini, para pria akan mendandani diri mereka dengan kostum Krampus yang sangat realistis (dan terkadang menyeramkan).
Seringkali sambil membawa suasana pesta (dan sedikit pengaruh alkohol), mereka berparade di jalan raya, berlarian mengejar penonton, dan menciptakan suasana “horor” yang justru dinanti-nanti.
Jadi, Natal di Austria tidak melulu soal ketenangan, tapi juga tentang keseruan memacu adrenalin dikejar legenda tua.
Bagaimana, berani merayakan Natal di sana tahun depan?
Baca Juga: 5 Ide Kado Natal Hemat Budget yang Tetap Berkesan dan Elegan
(*Mira)












