Tak Dilibatkan, Wagub Kalbar Kecewa dan Ancam Boikot Pelantikan Pejabat Eselon 2

"Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan, mengungkap adanya aset Pemprov yang berada di Pulau Jawa dan meminta BPK melakukan audit total untuk mengamankannya."
Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan. (Dok. Ist)

“Yang ada tembusan dari Kepala Plt BKD Kalbar hanya kepada Gubernur Kalbar dan Sekda Kalbar. Undangan saya terima tapi surat dari BKD sama sekali tidak ada tembusan ke saya. Saya sama sekali tidak dianggap,” jelasnya.

Ancam Tidak Akui Pejabat Baru

Akibat situasi ini, Krisantus menegaskan sikapnya untuk tidak menghadiri agenda tersebut.

Lebih jauh, ia menyatakan tidak akan mengakui para pejabat yang akan dilantik jika prosesnya tetap berjalan tanpa koordinasi yang baik dengan dirinya sebagai unsur pimpinan daerah.

Baca Juga: Tak Sengaja Bertemu, Sutarmidji dan Krisantus Ngopi Bareng di Novotel

Sikap ini diambil sebagai bentuk protes keras terhadap mekanisme pelantikan pejabat eselon 2 yang dinilai tidak transparan di internal Pemprov.

“Tidak akan saya anggap, saya kecewa sama sekali tidak dilibatkan. Saya marah besar,” tutupnya.

(*Red)