Gugur di Medan Bencana, ‘Reno’ Pahlawan K-9 Polda Riau Dimakamkan Secara Kedinasan

Anjing pelacak K-9 'Reno' dari Polda Riau saat bertugas mencari korban bencana di Kabupaten Agam sebelum gugur dalam tugas. (Dok. Ist)
Anjing pelacak K-9 'Reno' dari Polda Riau saat bertugas mencari korban bencana di Kabupaten Agam sebelum gugur dalam tugas. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, PEKANBARU – Kabar duka menyelimuti Korps Bhayangkara, khususnya Polda Riau.

Salah satu “prajurit” terbaik mereka, Reno, menghembuskan napas terakhir saat menjalankan misi mulia mencari korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Reno bukanlah manusia, melainkan seekor anjing pelacak (K-9) jenis Belgian Malinois yang telah mengabdikan hidupnya untuk tugas kemanusiaan.

Baca Juga: 15 Ribu Warga Mengungsi, Pemkab Agam Kebut Perbaikan Darurat dan Mobilisasi Logistik

Anjing cerdas berusia 8 tahun 4 bulan tersebut gugur saat terlibat dalam Operasi Aman Nusa II, sebuah operasi tanggap darurat bencana alam.

Dedikasi dan ketangguhannya dalam mengendus jejak di medan berat menjadi andalan tim SAR gabungan hingga akhir hayatnya.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Reno.

Sebagai bentuk apresiasi tertinggi, pemakaman Reno dilakukan dengan upacara penghormatan layaknya anggota kepolisian yang gugur dalam tugas.

Baca Juga: Sorotan Tajam Pasca Banjir: Terungkap Jumlah Fantastis Tambang Ilegal di Sumatera