3. Slank
Sebelum menjadi duta berbagai program pemerintah, Slank adalah ikon perlawanan anak muda di tahun 90-an dan 2000-an.
Lagu Gosip Jalanan pernah membuat mereka berurusan dengan DPR karena liriknya yang blak-blakan menyoroti “mafia Senayan”.
Slank juga vokal menyuarakan isu antikorupsi lewat lagu Seperti Para Koruptor, menjadikan mereka simbol rock n’ roll yang peduli pada kebersihan birokrasi.
4. Navicula
Datang dari Bali, Navicula membawa warna grunge dengan fokus kritik pada kebijakan lingkungan.
Dijuluki “Green Grunge Gentlemen”, mereka konsisten mengkritik eksploitasi alam, deforestasi, dan kebijakan yang merugikan ekosistem, seperti dalam lagu Mafia Hukum dan Metropolutan.
Robi, sang vokalis, aktif mengampanyekan isu lingkungan, mengingatkan pemerintah bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan alam.
5. .Feast
Mewakili suara Generasi Z, .Feast hadir dengan musik rock yang agresif dan lirik yang relevan dengan isu terkini.
Lagu Peradaban dan Tarian Penghancur Raya menyoroti kerusakan lingkungan, intoleransi, dan kebijakan yang memicu polarisasi di masyarakat.
Mereka berhasil menangkap kegelisahan anak muda terhadap masa depan politik dan sosial Indonesia yang dianggap suram.
Baca Juga: “Besok Mungkin Kita Sampai”: Belajar Ikhlas Menerima Proses dari Hindia
















