“Bandara Singkawang juga sangat strategis untuk latihan gabungan, termasuk bila melibatkan dua negara atau lebih,” jelasnya.
Merespons inisiatif tersebut, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyatakan dukungan penuhnya. Ia menyambut baik penetapan wilayahnya sebagai daerah latihan TNI AD.
Menurutnya, kehadiran militer yang berlatih justru akan meningkatkan rasa aman bagi warga setempat.
“Masyarakat akan merasa aman, bisa tidur nyenyak kalau TNI-nya latihan di sini,” tuturnya.
Selain aspek keamanan, Tjhai Chui Mie juga melihat peluang promosi daerah yang unik. Jika latihan gabungan melibatkan pasukan asing seperti dari Malaysia atau Singapura, hal ini bisa menjadi ajang promosi wisata gratis bagi Singkawang dan sekitarnya.
“Kalau Singapura datang, mereka biasanya foto-foto dan mempromosikan lokasi latihan. Kami dapat keuntungan ganda,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Wali Kota menegaskan komitmen Pemkot Singkawang untuk berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan operasional latihan.
“Apa yang bisa kita kolaborasikan, kami selalu siap. Semoga kerja sama ini membawa berkah dan menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat. NKRI harga mati,” pungkasnya.
(*Red)
















