Kejar Bukti Dugaan Korupsi Kuota Haji, Tim Penyidik KPK Terbang ke Arab Saudi

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur memberikan keterangan pers terkait penyidikan dugaan korupsi penyelenggaraan haji, termasuk pengaturan kuota haji khusus 2024. (Dok. Instagram/@official.kpk)
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (Dok. Instagram/@official.kpk)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi bertolak ke Arab Saudi. Langkah ini diambil guna mengusut tuntas kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji tahun anggaran 2023-2024 yang diduga merugikan negara hingga triliunan rupiah.

Baca Juga: KPK Sita Rumah dan Mobil Mewah dari Pihak Swasta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur, mengonfirmasi bahwa timnya saat ini sudah berada di Tanah Suci untuk melakukan serangkaian pemeriksaan lapangan.

“Penyidik sudah berangkat, sudah berada di sana (Arab Saudi),” kata Asep Guntur, Senin (1/12/2025).

Meski tidak merinci tanggal keberangkatan, Asep menjelaskan agenda utama tim penyidik selama di sana. Mereka dijadwalkan mendatangi sejumlah lokasi vital, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan instansi pemerintah setempat.

“Yang dikunjungi itu adalah KBRI kemudian ke Kementerian Haji Arab Saudi. Kenapa ke Kementerian Hajinya? Tentunya berkaitan dengan masalah pemberian kuota hajinya dan ketersediaan fasilitas dan lain-lainnya,” ujarnya.

Asep menambahkan, proses pengumpulan bukti dan informasi di Arab Saudi diperkirakan memakan waktu lebih dari sepekan.