Waspada DBD Singkawang, BPBD Ingatkan Potensi Hujan hingga Awal Desember

"Singkawang catat kasus DBD tertinggi di Kalbar dengan satu kematian. BPBD peringatkan potensi hujan hingga 5 Desember yang dapat memicu perkembangbiakan nyamuk."
Singkawang catat kasus DBD tertinggi di Kalbar dengan satu kematian. BPBD peringatkan potensi hujan hingga 5 Desember yang dapat memicu perkembangbiakan nyamuk. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Kota Singkawang mencatatkan lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di wilayah Kalimantan Barat.

Hingga Kamis, (27/11/2025), tercatat sebanyak 236 kasus dengan satu pasien dilaporkan meninggal dunia.

Tren kenaikan ini berpotensi terus terjadi seiring dengan kondisi cuaca basah yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Singkawang, Achmad Hardin menyebutkan bahwa lonjakan kasus mulai terdeteksi sejak Oktober.

Baca Juga: Cegah Penyebaran DBD, Lintas Sektor di Tayan Hilir Gelar Aksi Fogging Terpadu

Menurutnya, faktor utama pemicu perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti adalah peralihan cuaca dan kondisi lingkungan yang kurang bersih.

“DBD ini sulit dihentikan jika lingkungan tidak dijaga. Yang paling penting adalah kebersihan dan pemberantasan sarang nyamuk di seluruh tempat penampungan air,” ujar Hardin, Jumat (28/11/2025).

Peringatan Dinas Kesehatan ini selaras dengan data pemantauan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kalimantan Barat.

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id