“Meskipun mendirikan organisasi yang berbeda, keduanya kompak demi kepentingan umat,” ungkapnya.
Baca Juga: Buka Muswil DMI Kalbar, Gubernur Ria Norsan Dorong Masjid Adopsi Manajemen Saldo Nol Jogokariyan
Ia juga mencontohkan harmoni antara Imam Syafi’i dan Imam Malik yang tetap bersatu meski berbeda pandangan fikih.
Di akhir sambutannya, Gubernur memberikan analogi kuat agar umat Islam di Kalimantan Barat tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang tidak prinsipil.
“Jika umat Islam tidak mau bersatu, mereka akan seperti buih di atas lautan, yang mudah diombang-ambingkan ombak. Mari kita jadikan umat ini sebagai batu karang di atas lautan, yang diombang-ambingkan ombak namun tidak goyah,” tegas Norsan.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan operasional secara simbolis kepada Pengurus Daerah DMI Kabupaten/Kota sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kemakmuran masjid di seluruh penjuru Kalbar.
(ra)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















