Untuk menghadapi potensi bencana ini, BPBD Provinsi bersama BPBD Kabupaten/Kota telah melakukan serangkaian antisipasi konkret:
- Pengaktifan Posko: Seluruh jajaran BPBD di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota telah mengaktifkan Posko Siaga Banjir. Posko ini beroperasi untuk memantau situasi terkini 24 jam dan menyalurkan bantuan logistik jika diperlukan.
- Pantau Titik Rawan: Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah diterjunkan untuk memonitor langsung titik-titik yang secara historis rawan terendam banjir di wilayah masing-masing.
- Siagakan Peralatan: Armada penyelamatan seperti perahu karet dan tenda darurat telah disiapkan (standby) untuk mempercepat proses evakuasi dan penampungan pengungsi dalam kondisi darurat.
- Gencar Sosialisasi: Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan mengenai langkah-langkah penyelamatan diri yang harus diambil saat air mulai naik.
Imbauan Tegas untuk Warga: Amankan Harta Benda
Pemerintah menyadari bahwa kesiapan petugas saja tidak cukup tanpa peran aktif masyarakat.
Oleh karena itu, warga diminta untuk melakukan langkah mandiri demi keselamatan keluarga:
- Update Informasi: Jangan termakan hoaks, pantau terus informasi cuaca resmi dari kanal BMKG dan BPBD setempat.
- Hindari Zona Merah: Sebisa mungkin hindari beraktivitas di daerah yang dikenal rawan banjir atau tepian sungai yang airnya mulai meluap.
- Siapkan Tas Siaga: Siapkan perlengkapan darurat dalam satu tas yang mudah dijangkau, berisi senter, baterai cadangan, obat-obatan, dan makanan siap saji.
- Selamatkan Aset: Segera amankan barang-barang berharga, elektronik, dan dokumen penting (ijazah, surat tanah, KK) ke tempat yang lebih tinggi agar tidak rusak terendam air.
- Patuhi Petugas: Jika kondisi memburuk dan ada instruksi evakuasi dari petugas di lapangan, warga diminta kooperatif demi keselamatan nyawa.
BPBD Kalbar menekankan agar masyarakat tetap tenang namun waspada, serta memprioritaskan keselamatan diri dan keluarga di atas segalanya.
Baca Juga: Pengaruh Dua Siklon Tropis, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Buruk di Kalbar Sepekan ke Depan
(*Mira)
















