Fenomena ini berpotensi menambah intensitas curah hujan, terutama saat berbarengan dengan periode puncak musim hujan nanti3.
“La Nina lemah akan bertahan hingga awal tahun 2026… Meski begitu, curah hujan tinggi pada periode tersebut tetap perlu diwaspadai,” tegas Faisal, Jumat (28/11/2025)4.
Pemerintah daerah dan masyarakat diminta untuk tidak lengah terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang bisa dipicu oleh cuaca ekstrem ini, terutama di wilayah-wilayah yang masuk kategori curah hujan menengah hingga tinggi.
Pontianak dan Kalimantan Siaga Petir
Sementara itu, Prakirawan BMKG, Zen Putri, membeberkan kondisi cuaca harian yang patut diantisipasi.
Khusus untuk wilayah Pulau Kalimantan, peringatan “lampu kuning” dinyalakan.
Kota Pontianak, Banjarmasin, dan Tanjung Selor diprediksi akan diguyur hujan deras yang dapat disertai kilat atau petir.
Kondisi ini berbeda dengan wilayah lain seperti Samarinda dan Palangkaraya yang diprakirakan hanya mengalami hujan ringan.
Untuk wilayah Sumatera (termasuk Jambi, Medan, Palembang) dan sebagian besar kota di Sulawesi serta Papua, cuaca didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Kepung Aceh hingga Sumut, Belasan Warga Meninggal
(*Mira)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















