“Waspada potensi hujan yang terjadi dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat,” tambah peringatan tersebut.
Selain risiko angin kencang, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi juga diminta untuk peka terhadap kondisi lingkungan sekitar akibat akumulasi curah hujan.
“Waspadai dampak terjadinya hujan lebat berupa banjir, genangan maupun tanah longsor, terutama di wilayah-wilayah yang sering terjadi bencana tersebut,” tutup keterangan BMKG.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca di wilayah Kalimantan Barat melalui kanal resmi dan selalu sedia jas hujan atau payung sebelum bepergian.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalbar 25 November: Hujan Sedang Dominasi Sebagian Besar Wilayah
(*Red)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















