“Saya berharap semangat ini terus terjaga. Mulai dari memperhatikan asupan makanan bergizi bagi anak, hingga mencegah pernikahan dini karena organ reproduksi yang belum siap dan dapat menyebabkan stunting,” tegasnya.
Norsan optimistis, dengan model kerja keras seperti yang ditunjukkan Desa Sungai Itik, target prevalensi stunting nasional sebesar 14 persen bukan hal mustahil untuk dicapai di Bumi Khatulistiwa.
“Pemerintah Provinsi sangat serius, dan saya berkomitmen memastikan target nasional 14 persen dapat kita capai di Kalimantan Barat,” pungkasnya.
(ra)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















