Faktakalbar.id, SAMBAS – Sebanyak 140 pecatur dari berbagai penjuru Kalimantan Barat berkumpul untuk mengadu ketangkasan berpikir dalam ajang bergengsi Turnamen Catur Cepat Open Non Master se-Kalimantan Barat.
Kompetisi yang memperebutkan Piala Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sambas tahun 2025 ini berlangsung sengit selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (22-23/11/2025).
Baca Juga: Pecatur Junior Kalbar, Edrick Ricardo Edvin, Raih Perunggu di Kejuaraan Catur Internasional Malaysia
Setelah melewati serangkaian babak yang menegangkan, akhirnya muncul nama Safari, pecatur tuan rumah dari Kecamatan Pemangkat, yang berhasil keluar sebagai juara pertama.
Ketangguhan strategi Safari tak mampu dibendung oleh lawan-lawannya.
Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Patar Situmorang dari Kecamatan Sambas, disusul oleh talenta muda M. Luthfi Daniputra, siswa SMA Negeri 1 Pontianak, yang berhasil mengamankan peringkat ketiga.
Ketua Percasi Kabupaten Sambas masa bakti 2025-2029, Ediyansyah, menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar ajang seremonial belaka.
Turnamen ini merupakan bukti nyata keseriusan pengurus baru dalam memajukan olahraga asah otak di wilayah Sambas.
“Alhamdulillah turnamen catur cepatnya sukses digelar. Saya mengucapkan trimakasih kepada semuanya. Kegiatan ini sebagai persiapan awal pembentukan tim yang akan tampil di Porprov 2026 nanti,” ujarnya kepada awak media.
Ediyansyah memiliki visi besar agar atlet-atlet catur Kabupaten Sambas dapat berbicara banyak dan berprestasi, tidak hanya di level kabupaten, tetapi juga menembus level Provinsi hingga Nasional.
Melalui Turnamen Catur Cepat ini, pihak pengurus Percasi Sambas mengaku telah mengantongi sejumlah nama potensial.
Bibit-bibit unggul, baik putra maupun putri yang terlihat menonjol selama pertandingan, akan menjadi perhatian khusus untuk dibina secara intensif melalui program jangka panjang.
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id











