“Mereka (Leverkusen) bermain bagus. Secara umum, kami juga melakukan hal-hal yang sangat baik, kami memiliki lebih banyak peluang daripada mereka, tapi itu hanya setengah peluang,” kata Pep Guardiola.
Pada akhirnya, Guardiola menyadari bahwa keputusannya keliru.
“Saya harus menerimanya. Jika kami menang, itu tidak akan menjadi masalah, jadi saya harus menerimanya bahwa mungkin itu terlalu banyak (perubahan starter).”
“Tapi saya pikir bermain setiap dua atau tiga hari kami perlu (melakukan perubahan), tapi melihat hasilnya, mungkin itu terlalu banyak,” ujar pelatih asal Santpedor, Spanyol, tersebut, menegaskan Kesalahan Rotasi Pep Guardiola.
Seiring Hasil Man City vs Leverkusen ini, Man City kini turun posisi ke peringkat enam klasemen Liga Champions dengan torehan 10 poin dari lima pertandingan.
Baca Juga: Derbi Madonnina Milik Milan! Maignan Jadi Pahlawan dengan 6 Save, Nodai Rekor Penalti Calhanoglu
Dalam laga Liga Champions selanjutnya, Man City sudah dinanti lawan kelas kakap, yakni Real Madrid, pada Rabu 10 Desember 2025 mendatang.
“Kami punya waktu,” ucap Guardiola mencoba bersikap tenang.
(*Drw)
















