Targetkan Swasembada Pangan, Pangdam XII/Tpr Simak Arahan Presiden soal Percepatan KDKMP

Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, saat mengikuti rapat evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring di Makodam XII/Tpr, Selasa (25/11/2025).
Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, saat mengikuti rapat evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring di Makodam XII/Tpr, Selasa (25/11/2025). Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, mengikuti agenda strategis nasional melalui sambungan video conference.

Agenda tersebut adalah Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) yang bertempat di Ruang Rapat Puskodalopsdam XII/Tpr, Kubu Raya, pada Selasa (25/11/2025).

Baca Juga: 195 Koperasi Desa Merah Putih di Sambas Ikuti Bimtek, Diharapkan Segera Beroperasi

Rapat evaluasi ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Forum ini menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah pusat untuk mencapai target swasembada pangan sekaligus menjamin keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia melalui instrumen koperasi.

Dalam arahannya yang tegas, Presiden Prabowo Subianto menekankan dua poin krusial yang harus menjadi perhatian bersama, yakni keadilan perlakuan terhadap masyarakat dan efektivitas distribusi subsidi negara.

“Kelompok yang mampu dan kelompok kurang mampu harus diperlakukan dengan adil, memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuannya,” ujar Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut menyoroti prinsip gotong royong dan kesetaraan yang menjadi pondasi dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Lebih lanjut, Presiden menempatkan Koperasi Merah Putih sebagai ujung tombak distribusi logistik.

“Bahan-bahan pokok yang menjadi subsidi harus sampai dengan cepat dan tepat kepada warga melalui Koperasi Merah Putih,” tegasnya.

Selain membahas distribusi, Presiden juga menanggapi isu sensitif terkait kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Ia secara tegas menyatakan bahwa negara tidak akan tinggal diam dan siap mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan praktik curang, seperti penimbunan atau penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Langkah represif ini bertujuan untuk melindungi daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi.

Baca Juga: Wamentan: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Outlet Program Pemerintah

Menutup arahannya, Presiden Prabowo mengingatkan kembali visi besar di balik program Percepatan Pembangunan KDKMP ini kepada seluruh peserta rapat.

“Saya ingatkan kembali sebagai penutup, tujuan utama zoom ini adalah upaya kita untuk mengembalikan arus kekayaan yang mengalir ke luar, dikembalikan ke rakyat kita,” pungkas Presiden.

Turut hadir mendampingi Pangdam dalam kegiatan tersebut antara lain Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat, Ayub Barombo, Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Putra Widyawinaya, serta jajaran pejabat utama Kodam XII/Tpr.

(*Red)