Kuliah Sambil Kerja? Ini 4 Cara Cerdas Membagi Waktu Agar Tak Keteteran

"Merasa kewalahan menjalani peran ganda sebagai mahasiswa dan karyawan? Jangan sampai burnout. Terapkan 4 tips ampuh membagi waktu ini agar nilai akademik aman dan karier tetap cemerlang."
Merasa kewalahan menjalani peran ganda sebagai mahasiswa dan karyawan? Jangan sampai burnout. Terapkan 4 tips ampuh membagi waktu ini agar nilai akademik aman dan karier tetap cemerlang. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Menjalani peran ganda sebagai mahasiswa sekaligus pekerja adalah tantangan level tinggi.

Di satu sisi, Anda harus mengejar tenggat waktu tugas dan ujian demi IPK yang baik.

Di sisi lain, ada tanggung jawab profesional dan target pekerjaan yang tidak bisa ditawar.

Tanpa strategi yang tepat, risiko stres dan kelelahan (burnout) akan mengintai, membuat salah satu atau bahkan kedua peran tersebut berantakan.

Baca Juga: Bukan Cuma Soal Cuan, Ini 5 Alasan Gen Z Memilih Kerja Sambil Kuliah

Kunci suksesnya bukan hanya bekerja keras, melainkan bekerja cerdas dalam mengelola 24 jam yang Anda miliki.

Berikut adalah 4 tips esensial membagi waktu kuliah dan kerja yang bisa Anda terapkan mulai hari ini.

1. Buat Skala Prioritas dengan Matriks Eisenhower

Kesalahan terbesar mahasiswa pekerja adalah menganggap semua hal itu penting dan mendesak.

Akibatnya, energi habis untuk hal-hal sepele.

Cobalah pilah aktivitas Anda menggunakan konsep Matriks Eisenhower.

Bagilah tugas menjadi empat kategori:

  • Penting & Mendesak: Lakukan sekarang (misal: Ujian besok, deadline proyek hari ini).
  • Penting tapi Tidak Mendesak: Jadwalkan (misal: Belajar untuk UAS bulan depan, olahraga).
  • Tidak Penting tapi Mendesak: Delegasikan atau kurangi (misal: Membalas chat grup yang tidak relevan).
  • Tidak Penting & Tidak Mendesak: Hindari (misal: Scrolling media sosial berjam-jam).

Dengan cara ini, Anda tahu mana “api” yang harus segera dipadamkan dan mana yang bisa ditunda.

2. Manfaatkan Teknologi untuk Penjadwalan (Time Blocking)

Jangan pernah mengandalkan ingatan untuk mengingat semua jadwal kuliah, shift kerja, dan tanggal merah tugas.

Otak Anda sudah terlalu penuh dengan materi kuliah dan beban kerja.

Gunakan aplikasi seperti Google Calendar atau Trello.

Terapkan metode Time Blocking, yaitu memblokir waktu-waktu spesifik untuk satu fokus kegiatan.

Contohnya: Pukul 08.00-14.00 fokus total untuk kuliah, pukul 15.00-20.00 fokus kerja, dan pukul 21.00-22.00 untuk mengerjakan tugas.

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id