Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Palu sudah diketuk. Kalimat “Anda dinyatakan LULUS” sudah terucap dari mulut dosen penguji. Rasanya? Campur aduk.
Ada rasa lega luar biasa, tapi badan rasanya seperti habis lari maraton keliling kampus.
Banyak mahasiswa yang melakukan kesalahan fatal setelah keluar dari ruang sidang: langsung stres memikirkan revisi atau buru-buru mengurus administrasi yudisium.
Tahan dulu! Tubuh dan otak Anda baru saja bekerja sangat keras selama berbulan-bulan.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini 5 Cara Tetap Waras dan Tenang Dikejar Deadline Skripsi
Sebelum Anda kembali berkutat dengan lembar revisi, berikan jeda setidaknya 24 jam untuk merayakan kemenangan kecil ini.
Tidak perlu pesta mewah, berikut adalah 4 hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk diri sendiri.
1. Tidur “Balas Dendam” Tanpa Alarm
Selama mengerjakan skripsi, berapa banyak jam tidur yang Anda korbankan? Berapa liter kopi yang Anda minum agar tetap terjaga?
Hadiah terbaik dan termurah untuk diri sendiri pasca-sidang adalah tidur.
Matikan alarm, ubah mode ponsel ke Do Not Disturb, dan tidurlah sepuasnya.
Biarkan tubuh melakukan recovery secara alami.
Bangun tidur dengan perasaan “tidak ada deadline hari ini” adalah kemewahan yang tiada duanya bagi pejuang skripsi.
2. Makan Enak (Bye-Bye Mie Instan!)
Mungkin selama menyusun BAB 4 dan 5, menu makanan Anda hanya berkisar antara mie instan, gorengan, atau nasi telur demi menghemat waktu dan uang.
Sekarang saatnya memanjakan lidah.
Pergilah ke restoran favorit yang sudah lama Anda idamkan, atau pesan makanan online yang sedikit lebih mahal dari biasanya.
Nikmati setiap suapannya tanpa harus makan terburu-buru sambil mengetik.
Makanan enak adalah mood booster instan yang memberi sinyal ke otak bahwa “semuanya sudah baik-baik saja”.
3. Cek Keranjang Belanja (Checkout Wishlist)
Punya barang incaran di e-commerce yang cuma didiamkan di keranjang belanja karena takut boros?
Jika harganya masih masuk akal, belilah sekarang sebagai simbol apresiasi.
Entah itu buku novel baru, skincare, baju, atau game, barang tersebut akan menjadi memento atau kenang-kenangan bahwa Anda berhasil melewati masa sulit.
Self-reward berupa materi sesekali diperlukan untuk memvalidasi kerja keras Anda sendiri.
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















