“Ini perlu menjadi pertanyaan kita bahwa ekspor air mineral itu dilakukan keperluannya untuk apa, masih kita dalami,” ucap Djaka.
Djaka menyebut, ekspor fiktif berhasil terbongkar berkat pemanfaatan Hico-Scan. Hico-Scan adalah sistem pemeriksaan barang (peti kemas) menggunakan X-ray scanner untuk mempercepat dan mengefisienkan proses pemeriksaan fisik barang impor atau ekspor.
“Saat ini di beberapa pelabuhan kita sudah menempatkan Hico-Scan seperti di Tanjung Priok, Tanjung Perak, maupun di Belawan sudah ditempatkan Hico-Scan dan itu sangat-sangat membantu,” imbuhnya. Pemanfaatan teknologi canggih ini memperkuat Pengawasan Bea Cukai X-ray terhadap setiap peti kemas yang keluar masuk pelabuhan.
Baca Juga: Petugas Bea Cukai Diduga Lecehkan Penumpang Saat Body Search di Bandara Supadio
(*Red)
















