Kulit Gatal dan Meradang? Waspada 5 Penyebab Utama Dermatitis Ini

"Kulit sering merah, gatal, atau bersisik? Jangan anggap remeh. Ketahui 5 penyebab dermatitis paling umum, mulai dari faktor genetik hingga paparan zat kimia di sini."
Kulit sering merah, gatal, atau bersisik? Jangan anggap remeh. Ketahui 5 penyebab dermatitis paling umum, mulai dari faktor genetik hingga paparan zat kimia di sini. (Dok. Ist)

Orang dengan riwayat genetik ini biasanya memiliki kelainan bawaan pada fungsi skin barrier atau pelindung kulit.

Kondisi ini membuat kulit lebih sulit menahan kelembapan alaminya dan lebih mudah ditembus oleh bakteri maupun iritan dari luar.

Seringkali, kondisi kulit ini juga berkaitan erat dengan riwayat penyakit atopik lain dalam keluarga, seperti asma atau rinitis alergi (hay fever).

4. Stres dan Gangguan Emosional

Jangan remehkan pengaruh pikiran terhadap kesehatan kulit Anda, karena stres psikologis adalah pemicu kuat yang dapat memperparah dermatitis, terutama jenis neurodermatitis.

Saat Anda mengalami stres berat, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang dapat memicu peradangan sistemik.

Hal ini membuat kulit menjadi jauh lebih sensitif, gatal, dan memperlambat proses penyembuhan luka akibat garukan.

Tanpa pengelolaan stres yang baik, penderita sering kali terjebak dalam siklus “gatal-garuk-stres” yang tak berujung dan semakin merusak kulit.

5. Faktor Lingkungan dan Cuaca

Kondisi lingkungan tempat tinggal juga memegang peran vital sebagai penyebab kambuhnya dermatitis, karena kulit penderita biasanya sangat reaktif terhadap perubahan suhu dan kelembapan.

Udara yang terlalu dingin dan kering, misalnya di ruangan ber-AC, dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan alami dengan cepat sehingga menjadi pecah-pecah.

Sebaliknya, cuaca panas yang memicu keringat berlebih juga berbahaya karena keringat yang terperangkap di lipatan kulit seperti leher atau siku dapat memicu iritasi serta pertumbuhan jamur yang memperburuk kondisi kulit.

Dermatitis bukanlah penyakit tunggal dengan satu penyebab pasti.

Seringkali, kondisi ini adalah kombinasi dari kulit yang sensitif (genetik) yang bertemu dengan pemicu dari luar (iritan/alergen).

Jika Anda mengalami gejala dermatitis yang tak kunjung sembuh meski sudah menghindari pemicu di atas, segera konsultasikan dengan dokter kulit (SpKK) untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan medis yang tepat.

Baca Juga: Bukan Sekadar Seremonial, Singkawang ‘Hidupkan’ Warisan Budaya Lewat Pameran Visual dan Pentas Seni

(*Mira)

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id