Banjir Padang Pariaman Meluas, Air Kembali Naik Rendam 3 Ribu Rumah Warga

"Banjir melanda 21 nagari dan 8 kecamatan di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat pada Minggu (23/11/2025)"
Banjir melanda 21 nagari dan 8 kecamatan di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat pada Minggu (23/11/2025) (Dok. BPBD Kab. Padang Pariaman)

Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, luapan sungai akibat pendangkalan dan hujan deras pada Sabtu (22/11) sempat menjebak sembilan warga.

Beruntung, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat. Banjir di Agam merusak 33 rumah, kafe, serta memutus akses air bersih di tiga kecamatan.

Sementara itu, di Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Subang, Jawa Barat, angin kencang disertai hujan deras yang terjadi sejak Jumat lalu merusak puluhan rumah warga.

Di Kecamatan Blanakan, tercatat 22 rumah mengalami kerusakan mulai dari ringan hingga sedang, memaksa tim BPBD setempat turun tangan melakukan penanganan darurat.

Imbauan Siaga Bencana

Merespons rentetan kejadian ini, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk tidak lengah. Potensi bahaya hidrometeorologi basah diprediksi masih akan mengintai.

Warga diimbau untuk menyiapkan langkah mitigasi mandiri, seperti memangkas pohon yang rawan tumbang di sekitar rumah dan menyiapkan “tas siaga bencana” berisi kebutuhan dasar untuk tiga hari.

Jika hujan deras turun terus-menerus selama lebih dari satu jam, warga yang tinggal di bantaran sungai atau area rawan longsor diminta segera mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman tanpa menunggu instruksi lanjutan.

Baca Juga: Cegah Bencana Hidrometeorologi, BNPB Lakukan Mitigasi Vegetasi Tanam 68 Ribu Pohon di DAS Kritis Jawa Tengah

(*Mira)

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id