Banjir Padang Pariaman Meluas, Air Kembali Naik Rendam 3 Ribu Rumah Warga

"Banjir melanda 21 nagari dan 8 kecamatan di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat pada Minggu (23/11/2025)"
Banjir melanda 21 nagari dan 8 kecamatan di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat pada Minggu (23/11/2025) (Dok. BPBD Kab. Padang Pariaman)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Situasi bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat kian mengkhawatirkan.

Curah hujan tinggi yang mengguyur tanpa henti menyebabkan banjir di Kabupaten Padang Pariaman tak kunjung surut, bahkan dilaporkan meluas hingga Senin (24/11/2025) pagi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, air yang sempat surut pada Minggu malam kembali naik pada Senin pagi akibat hujan yang masih terus turun.

Ketinggian muka air saat ini bervariasi antara 30 hingga 150 sentimeter, merendam permukiman di 21 nagari yang tersebar di delapan kecamatan.

Baca Juga: Cegah Bencana Hidrometeorologi, BNPB Kerahkan Ribuan Relawan Lakukan Penanaman Pohon di 4 Provinsi

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa banjir kali ini berdampak signifikan terhadap 3.076 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 9.228 jiwa.

“Sebanyak 3.076 unit rumah terendam. Warga yang mengungsi tercatat sebanyak 258 jiwa yang kini tersebar di beberapa titik aman seperti surau dan rumah kerabat,” jelas Abdul Muhari.

Kerusakan infrastruktur pun tak terelakkan.

Akses jalan di depan RSUD Padang Pariaman rusak, dua jembatan penghubung putus, serta satu unit bendungan dan dua saluran irigasi dilaporkan jebol.

Sektor pertanian juga lumpuh dengan 138 hektare lahan sawah dan 26 hektare kebun warga terendam banjir.

Agam dan Subang Turut Terdampak

Selain Padang Pariaman, cuaca ekstrem juga memicu bencana di wilayah lain.

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id