Beberapa anggota DPRD Kalbar yang sempat turun menemui massa akhirnya memilih mundur kembali ke dalam gedung.
Langkah ini diambil demi menghindari gesekan fisik yang lebih parah mengingat emosi massa yang mulai meninggi.
Pihak DPRD Kalbar menegaskan tetap menghargai aspirasi mahasiswa, namun belum bisa memfasilitasi permintaan masuk ke ruang paripurna karena pimpinan sedang tidak berada di tempat serta mempertimbangkan faktor keamanan gedung.
Rencananya, dialog lanjutan akan kembali dilakukan menjelang magrib untuk memastikan aspirasi mahasiswa dapat diterima dengan baik dan situasi kembali kondusif.
Baca Juga: Didemo HMI, Gubernur Norsan: Saya Tidak Marah, Saya Juga Alumni
(*Mira)
















