“Bantuan benih ini diberikan sepenuhnya secara gratis untuk membantu para kelompok tani. Kami berharap benih yang disalurkan dapat meningkatkan produksi padi dan jagung di Melawi, sehingga ketahanan pangan daerah semakin kuat,” ungkap Martina Wulandari.
Agar bantuan ini tepat guna, pemerintah tidak lepas tangan setelah penyaluran. Pihak dinas terkait akan terus memantau proses penanaman hingga memasuki masa panen.
Hal ini dilakukan guna memastikan bantuan tersebut benar-benar memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan petani.
Martina juga mendorong para kelompok tani agar dapat memanfaatkan benih dan herbisida tersebut secara optimal sesuai dengan petunjuk teknis yang telah diberikan.
Di sisi lain, para petani yang menerima bantuan menyambut baik langkah pemerintah daerah ini. Mereka menyampaikan apresiasi karena ketersediaan benih berkualitas secara gratis sangat membantu menekan biaya produksi.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Budikdamber ke 30 Posyandu
Terlebih lagi, saat ini petani tengah menghadapi tantangan kondisi cuaca yang tak menentu serta harga sarana produksi pertanian di pasaran yang cenderung meningkat.
Dengan adanya dukungan benih gratis ini, Pemerintah Kabupaten Melawi optimistis produksi pertanian di wilayah tersebut dapat meningkat secara signifikan.
Keberhasilan ini nantinya diharapkan tidak hanya memperkuat program ketahanan pangan lokal, tetapi juga menopang perekonomian masyarakat tani secara berkelanjutan.
(*Red)
















