Secara medis, ada beberapa faktor risiko utama yang perlu diperhatikan:
- Usia dan Gender: Wanita berusia 40 tahun ke atas lebih rentan terkena penyakit ini.
- Berat Badan: Orang dengan obesitas memiliki risiko lebih tinggi.
- Genetik: Riwayat keluarga juga memegang peranan penting.
- Kondisi Darah: Penderita anemia atau leukemia memiliki risiko spesifik.
Ubah Gaya Hidup Sebelum Terlambat
Kabar baiknya, risiko batu empedu bisa ditekan dengan perubahan gaya hidup sederhana.
Kuncinya adalah menjaga berat badan ideal dan memperbaiki pola makan.
Kurangi gorengan dan makanan bersantan, serta mulailah rutin berolahraga.
Jika sudah terlanjur sakit, jangan panik.
Untuk kasus ringan, dokter biasanya memberikan obat pereda nyeri dan peluruh batu.
Namun, jika kondisi sudah parah dan nyeri berulang, operasi pengangkatan kantung empedu mungkin diperlukan.
Tenang saja, manusia tetap bisa hidup normal dan sehat tanpa kantung empedu, asalkan tetap menjaga pola makan yang baik pasca-operasi.
Baca Juga: Aturan Baru Trump: Penderita Obesitas dan Diabetes Bisa Ditolak Masuk AS
(*Mira)
















