Fokus Pencarian 7 Korban Longsor Cilacap, Operasi SAR Lanjut dengan 5 Metode

Satu unit ekskavator (alat berat) sedang melakukan pengerukan di lokasi bencana tanah longsor, diawasi oleh tim SAR gabungan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Satu unit ekskavator (alat berat) sedang melakukan pengerukan di lokasi bencana tanah longsor, diawasi oleh tim SAR gabungan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, CILACAP – Operasi search and rescue (SAR) untuk mencari korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, akan dilanjutkan secara intensif.

Hingga Senin (17/11/2025) malam, total tujuh orang korban dilaporkan masih tertimbun material longsor.

Baca Juga: Update Longsor Cilacap: Total Korban Jadi 46 Orang, 15 Meninggal, 8 Hilang

Operasi pencarian pada hari kelima, Senin, sempat dihentikan sementara pada pukul 15.00 WIB akibat hujan deras.

Tim SAR gabungan mengutamakan keselamatan personel di lapangan. Pada hari yang sama, tim berhasil menemukan tiga jenazah di sektor pencarian worksite A2.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, yang meninjau langsung lokasi, menegaskan bahwa operasi SAR akan terus berlanjut hingga seluruh korban ditemukan.

“Kita harus sepakati dan kita laksanakan adalah memastikan tujuh korban itu bisa ditemukan semua, itu target,” tegas Suharyanto saat memimpin rakor di pos lapangan, Senin (17/11).

Untuk mendukung percepatan operasi pencarian, BNPB bahkan menambah satu armada Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Total dua pesawat akan bertugas memitigasi cuaca di Cilacap dan Banjarnegara agar tidak menghambat proses SAR.