Update Longsor Cilacap: Total Korban Jadi 46 Orang, 15 Meninggal, 8 Hilang

Tim SAR mengevakuasi jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Worksite A-2, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (Dok. Ist)
Tim SAR mengevakuasi jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Worksite A-2, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (Dok. Ist)

Baca Juga: Update Longsor Cilacap: 8 Jenazah Ditemukan di Hari Ketiga, 12 Masih Dicari

Kedua, pengerahan anjing pelacak (K9) untuk menyisir area permukiman yang tertimbun material longsor. Ketiga, pengoperasian alat berat untuk mempercepat proses penggalian dan evakuasi.

Area pencarian masih difokuskan pada empat sektor atau worksite yang telah dibagi sebelumnya.

“Pembagian area pencarian masih sama seperti hari sebelumnya, yaitu empat worksite yang meliputi A1 dan A2 di Dusun Cibuyut serta B1 dan B2 di Dusun Tarukahan,” jelasnya.

Selain menemukan dua korban jiwa, tim SAR juga berhasil mengevakuasi dua unit sepeda motor yang ditemukan tertimbun di Worksite B-2 pada pukul 09.11 WIB.

Bencana bencana tanah longsor di Desa Cibeunying terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB.

Longsor ini menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, merusak 12 rumah serta mengancam 16 rumah lainnya di area seluas 6,5 hektare.

Berdasarkan data sementara hingga Senin (17/11) pukul 10.00 WIB, total korban terdampak longsor berjumlah 46 orang.

Rinciannya, 23 orang selamat, 15 orang ditemukan meninggal dunia, dan delapan orang lainnya masih dalam pencarian.

Baca Juga: Kawasan Masih Rawan, BNPB Siapkan Relokasi 28 Keluarga Korban Longsor Cilacap

(*Red)