“Waspada potensi hujan yang terjadi dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat.”
Secara khusus, BMKG menambahkan peringatan serius terkait dampak lanjutan dari hujan yang akan turun, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah yang rawan bencana.
“Waspadai dampak terjadinya hujan lebat berupa banjir, genangan maupun tananh longsor, terutama di wilayah-wilayah yang sering terjadi bencana tersebut.”
Berdasarkan data infografis BMKG untuk 14 November 2025, dua wilayah berstatus “oranye” atau hujan lebat (curah hujan 50-100 mm/hari) adalah Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang.
Sementara itu, 10 kabupaten/kota lainnya diprediksi akan mengalami hujan sedang (20-50 mm/hari). Wilayah-wilayah tersebut mencakup Bengkayang, Kapuas Hulu, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalbar Hari Ini: Hujan Guyur Siang Hingga Dini Hari, Mempawah Paling Lebat
Hanya dua wilayah yang diprakirakan mengalami hujan ringan (0.5-20 mm/hari), yakni Kota Pontianak dan Kota Singkawang.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau prakiraan cuaca Kalbar dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi.
(*Red)
















