Faktakalbar.id, NASIONAL – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program makanan bergizi gratis (MBG) untuk 100.000 lansia telantar dan penyandang disabilitas akan menggunakan anggaran murni dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Gus Ipul memastikan program ini tidak akan menggunakan alokasi anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Program ini, menurutnya, merupakan inisiatif Kemensos sebagai pengembangan dari Program Permakanan yang sudah ada sebelumnya.
“Enggak (pakai anggaran BGN), dari Kementerian Sosial. Khusus dari Kementerian Sosial sebagai tindak lanjut dari program kita sebelumnya (Program Permakanan),” kata Gus Ipul di Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Baca Juga: 100.000 Lansia Telantar dan Disabilitas Dapat Makanan Bergizi Gratis Mulai Tahun Depan
Meski sumber anggarannya terpisah, Gus Ipul menyatakan bahwa standar gizi dan menu makanan akan tetap mengacu pada kualitas yang ditetapkan oleh BGN.
“Walaupun tidak ada kerja sama (anggaran) dengan BGN, menu-menunya nanti juga akan diperbarui sesuai dengan standarnya MBG. Ini MBG khusus lansia dan penyandang disabilitas,” ucap dia.
Adapun anggaran yang disiapkan adalah Rp 15.000 per porsi makan. Dengan jatah dua kali makan per hari, setiap penerima manfaat akan mendapatkan alokasi senilai Rp 30.000.
“Ini per menu Rp 15.000. Per menu Rp 15.000 dua kali berarti Rp 30.000. Yang melayani adalah POKMAS,” tutup Gus Ipul.
Baca Juga: Buntut Dugaan Keracunan Siswa, 5 Dapur MBG di Kapuas Hulu Dinyatakan Tak Higienis
(*Mira)
















