“Kita sudah dapat informasi, ada pemangkasan sebesar Rp45 miliar Dana Desa dari APBN untuk Kabupaten Sintang,” bebernya.
Dengan jumlah desa penerima di Sintang sebanyak 390 desa, Yasser merinci maka rata-rata setiap desa akan mengalami pengurangan anggaran sekitar Rp117 juta.
Meski begitu, Yasser menilai bahwa dampak pemangkasan tersebut bisa diminimalkan dengan perencanaan program yang tepat di tingkat desa.
“Dampak pasti ada. Tapi tinggal bagaimana kita mengaplikasikan dana yang ada agar tetap efektif,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa nantinya harus tetap sejalan dengan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Sinergitas Optimalisasi Pengelolaan Dana Desa, Mendes PDT Kunjungi Jaksa Agung
Program tersebut mencakup program Kopdes Merah Putih, ketahanan pangan, serta berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat lainnya.
(*Red)
















