Pesimis Kasus Terungkap, Nenek Penjual Sayur di Situbondo Ogah Lapor Polisi Usai Kemalingan Rp 6 Juta

"Seorang penjual sayur lansia di Situbondo, Sutia Ningsih (80), kemalingan uang modal Rp 6 juta. Ia enggan lapor polisi karena pesimis pelaku akan tertangkap atau uangnya kembali."
Seorang penjual sayur lansia di Situbondo, Sutia Ningsih (80), kemalingan uang modal Rp 6 juta. Ia enggan lapor polisi karena pesimis pelaku akan tertangkap atau uangnya kembali. (Dok. Ist)

Ia mendapati lampu rumahnya sudah dalam kondisi mati dan jendela kamarnya terbuka dengan bekas congkelan.

“Maling masuk melalui jendela dan mematikan saklar lampu,” kata Ningsih, Sabtu (8/11/2025).

Uang tunai Rp 6 juta yang baru saja ia pinjam dari bank keliling untuk modal berjualan sayur pun hilang. Anehnya, pelaku tidak mengambil barang berharga lain.

“Hanya uang saya yang hilang, sedang handphonenya tidak hilang,” tambahnya.

Alih-alih membuat laporan resmi ke polisi, Ningsih mengaku hanya melapor kepada kepala dusun setempat.

Nenek berusia 80 tahun ini mengaku skeptis kasusnya akan ditangani.

Ia pesimis uangnya dapat kembali atau pelakunya tertangkap, berkaca pada kejadian kriminalitas lain di wilayahnya yang juga tidak terungkap.

“Lagipula di sini memang rawan maling. Itu begal sapi, malingnya sampai sekarang juga tidak ketangkap,” ujarnya pasrah. “Ya semoga diganti yang lebih besar lagi oleh Allah.”

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.

“Belum ada laporan ke polres maupun polsek. Nanti anggota saya suruh cek (ke lokasi),” kata Agung.

Baca Juga:  Resahkan Nelayan Batu Ampar, Spesialis Maling Mesin Speedboat di Kubu Raya Akhirnya Diringkus Polisi

(*Mira)