Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Presiden Donald Trump mengeluarkan usulan mengejutkan di tengah shutdown Amerika Serikat (penghentian operasi pemerintahan) yang telah memasuki pekan kelima.
Trump meminta Senat Republik mencairkan bantuan serupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk rakyat.
Baca Juga: Ribuan Pegawai di Ambang PHK, Shutdown Pemerintah AS Masuki Hari Kelima
Dalam pengumumannya di media sosial Truth Social, Sabtu (8/11/2025), Trump mengusulkan agar anggaran yang selama ini dialokasikan untuk perusahaan asuransi di bawah program ObamaCare, dialihkan dan dikirim langsung ke warga.
“Saya merekomendasikan Senat Republik agar ratusan miliar dolar yang saat ini dikirim ke perusahaan asuransi, untuk menyelamatkan layanan kesehatan yang buruk yang disediakan ObamaCare, dikirim langsung ke rakyat agar mereka bisa membeli layanan kesehatan mereka sendiri, yang jauh lebih baik, dan masih punya sisa uang,” kata Trump, seperti dilansir CNBC, Minggu (9/11).
Beberapa pengamat menilai inti dari rencana Trump ini adalah upaya untuk menghapus persyaratan dalam Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act/ACA) atau ObamaCare.
Salah satu poin utamanya adalah kewajiban perusahaan asuransi untuk menanggung pasien dengan kondisi penyakit yang sudah ada sebelumnya.
Baca Juga: Imigrasi, Shutdown, dan Bendera One Piece: Ragam Simbol dalam Demo ‘No Kings’ Lawan Trump
Usulan Trump ini disambut baik oleh sejumlah Senator Republik, seperti Lindsey Graham, Rick Scott, dan Bill Cassidy, yang setuju subsidi diganti dengan rekening tabungan kesehatan.
Senator Graham bahkan memuji usulan Trump tersebut sebagai langkah yang “brilian.”
“Kami akan mengganti sistem yang rusak ini dengan sesuatu yang benar-benar lebih baik bagi konsumen,” kata Graham, dikutip The Guardian.
Dalam unggahan lain, Trump juga kembali mendesak pencabutan filibuster aturan Senat yang mewajibkan 60 dari 100 suara untuk meloloskan undang-undang. Saat ini, Partai Republik hanya memegang 53 kursi.
















