Waspada Oli Palsu, Harga Jauh di Bawah Standar Jadi Indikator Utama

"Peredaran oli palsu masih marak dan bisa merusak mesin. Cara mudah mendeteksi oli palsu adalah curiga jika harga jualnya jauh di bawah standar pasaran."
Peredaran oli palsu masih marak dan bisa merusak mesin. Cara mudah mendeteksi oli palsu adalah curiga jika harga jualnya jauh di bawah standar pasaran. (Dok. Ist)

“Jadi, ambil dari distributor resmi saja supaya terjamin keasliannya. Kalau harga di bawah standar, ya patut curiga, sudah pasti begitu,” tegas Apin.

Untuk memastikan keaslian, konsumen diimbau memperhatikan kemasan secara detail, mulai dari label hologram, tutup botol yang masih tersegel rapat, hingga kode produksi yang tercetak jelas.

Namun, Apin mengingatkan bahwa hal tersebut tidak memberi jaminan seratus persen. Para pemalsu kini semakin canggih dan bisa membuat tiruan kemasan yang sangat mirip.

“Orang bisa bikin sendiri kok. Itu kan bisa dicetak. Soal barcode-nya. Apalagi kalau sudah sampai tahap assembly dan packaging di kita,” ujar Apin.

“Ya udah, itu gampang banget. Semua bisa dibuat, termasuk kemasannya. Mereka jualin juga, gitu loh,” ungkapnya.

Baca Juga: Tukin PNS Kementerian ESDM Naik 100%, Bahlil Beri Ultimatum: Jangan Main-Main Izin, Saya Rumahkan!

(*Mira)