Randi mengungkapkan keterlibatannya di dunia produksi konten bermula dari lingkungan kampus. Ia menyebut pengalaman mengikuti unit kegiatan mahasiswa menjadi titik balik.
“Awalnya saya ga tertarik fotografi atau videografi, pengennya ngonten. Setelah lulus kuliah sebenarnya ga expect untuk menjalani bisnis di media. Rencana karirnya saya pengen jadi jurnalis aja. Sampai akhirnya di 2015 saya mulai tertarik dengan industri yang berbeda,” katanya.
Sementara Galih menceritakan awal masuk dunia public speaking yang terjadi secara tidak terencana.
Ia mengaku proses belajar berbicara di depan publik menjadi tantangan sekaligus motivasi.
“Belajar bicara itu ternyata menyenangkan. Bisa mempengaruhi banyak orang, bahkan mengatur mood kita sendiri. Dengan public speaking bisa mengenal diri kita lebih jauh, jadi sebenarnya bukan pengen mengendalikan orang lain, tapi mengendalikan diri kita,” jelasnya.
Adapun Hajon memberikan tips dalam menjalani bisnis. Ia mengatakan konsistensi adalah kewajiban dalam perjalanan mencapai hasil yang ingin dituju.
“Konsistensi paling kuat adalah pelan-pelan. Teman-teman gak apa-apa, prosesnya itu pelan, pelan-pelan adalah cara yang paling cepat untuk mencapai sebuah tujuan, karena kalau cepat-cepat berarti terburu-buru,” ungkapnya.
Rangkaian SINERSIA selanjutnya akan digelar pada Jumat (21/11/2025), dengan berbagai program edukatif dan kolaboratif untuk mendorong kreativitas serta pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Waspada! Beredar Situs Palsu CMS Bank Kalbar, Ini Link Resminya
(*Putri)
















