142 Tewas Akibat Topan Kalmaegi, Filipina Umumkan Keadaan Darurat

"Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan keadaan darurat nasional setelah Topan Kalmaegi menewaskan 142 orang dan berdampak pada 1,9 juta warga."
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan keadaan darurat nasional setelah Topan Kalmaegi menewaskan 142 orang dan berdampak pada 1,9 juta warga. (Dok. Ist)

Selain dampak yang sudah terjadi, Filipina kini bersiap menghadapi ancaman baru.

Topan Uwan diprediksi akan segera menyusul dan diperkirakan menguat menjadi topan super pada Sabtu (8/11/2025).

Filipina merupakan negara yang rawan dilanda badai, dengan rata-rata 20 topan dan badai menerjang setiap tahunnya.

Baca Juga: Hadapi La Niña, Polres Sambas Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Gabungan

(*Mira)