Wabup Juli Lantik 64 Pejabat Fungsional-Pengawas Sekolah, Minta Tingkatkan Kinerja

Pelantikan pejabat fungsional dan pengawas sekolah oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, di Balairung Setia. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Pelantikan pejabat fungsional dan pengawas sekolah oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, di Balairung Setia. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Sebanyak 64 pejabat fungsional dan pengawas sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah resmi dilantik oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi.

Pelantikan ini berlangsung di Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Senin (3/11/25).

Pelantikan yang terdiri atas 54 pejabat fungsional dan 10 pengawas sekolah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Mempawah dalam memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berintegritas.

Baca Juga: Belum Usai Kasus Jalan Mempawah di KPK, Status Perkara Ria Norsan Naik ke Penyidikan Terkait Kasus BP2TD

Dalam sambutannya, Wabup Juli menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari reformasi birokrasi dan penataan organisasi untuk mewujudkan ASN yang berorientasi pada pelayanan publik.

“Jadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wabup Juli.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran strategis pejabat fungsional sebagai tenaga ahli yang menjadi tulang punggung pelaksanaan tugas teknis pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Kedepankan integritas, etika, dan profesionalisme dalam bekerja. Teruslah mengembangkan kompetensi dan keahlian agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Baca Juga: Lingkaran Korupsi PLTU Mempawah: Kongkalikong Sejak Awal Seret Nama Besar

Selain itu, Wabup Juli menyoroti peran penting pengawas sekolah sebagai garda terdepan dalam menjamin mutu pendidikan.

Ia berharap para pengawas mampu menjadi teladan sekaligus pembimbing profesional bagi kepala sekolah dan guru.

“Laksanakan supervisi akademik dan manajerial secara objektif, transparan, dan berkelanjutan. Dorong inovasi pembelajaran serta penguatan karakter peserta didik,” pesan Wabup Juli.

Terakhir, ia mengingatkan pentingnya kemampuan literasi digital bagi pengawas sekolah.

Menurutnya, adaptasi terhadap teknologi merupakan kunci untuk mendorong transformasi pendidikan menuju sistem yang cerdas, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

(ra)