Akibat serangan tersebut, satu mahasiswa (EH) mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban saat itu sedang duduk dan tiba-tiba ada bom molotov. Korban dilarikan ke RS Faisal mendapatkan perawatan,” ujarnya.
Ismail merinci bahwa korban EH menderita luka bakar di beberapa bagian tubuh, meliputi lengan kanan dan kiri, leher, dada, serta punggung.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan memburu para pelaku teror tersebut.
“Masih dalam penyelidikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami ungkap,” tuturnya.
Sementara itu, seorang saksi mata bernama Asdar menceritakan detik-detik mencekam saat kejadian pelemparan bom molotov tersebut. Menurutnya, saat itu ia dan korban sedang duduk di teras sekretariat.
Baca Juga: Fakta di Balik Kericuhan Demonstrasi Mahasiswa di Bandung
Tiba-tiba, datang dua orang yang mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam. Tanpa diduga, para pelaku langsung melancarkan aksinya.
“Tanpa diduga, mereka langsung melempar bom molotov yang mengenai teman saya. Api langsung menyambar dan membakar tubuhnya,” tutur Asdar.
Asdar menambahkan, para pelaku langsung melarikan diri setelah melempar bom molotov tersebut. Ia telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan berharap pelaku segera ditangkap.
“Setelah itu mereka langsung kabur. Saya sudah melapor ke polisi, semoga cepat ditangkap karena ini seperti serangan terencana. Kami di sini tidak pernah bermasalah dengan siapa pun,” pungkasnya.
(*Red)










