Ketua DPRD Lantik DPC Paguyuban Jawa Sungai Laur, Tekankan Persatuan Lintas Etnis

prosesi pelantikan Pengurus DPC Paguyuban Jawa Kecamatan Sungai Laur masa bakti 2025-2030 oleh Ketua DPRD Ketapang. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
prosesi pelantikan Pengurus DPC Paguyuban Jawa Kecamatan Sungai Laur masa bakti 2025-2030 oleh Ketua DPRD Ketapang. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Paguyuban Jawa Kecamatan Sungai Laur masa bakti 2025–2030.

Pelantikan yang berlangsung pada Minggu (2/11/25) ini menandai terbentuknya wadah resmi warga Jawa di Sungai Laur untuk memperkuat silaturahmi dan mendukung pembangunan daerah, Selasa (4/11/25).

Sholeh, yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Jawa Ketapang, mengapresiasi seluruh tokoh yang menginisiasi pembentukan paguyuban tersebut.

Baca Juga: Modus Pasok PETI, Polda Kalbar Ungkap Penimbunan 4.600 Liter Solar Ilegal di Ketapang

“Perjuangan panjang ini akhirnya terwujud. Paguyuban Jawa Sungai Laur bukan proses mendadak, tetapi lahir dari tekad untuk menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, dan ikut membangun daerah,” kata Sholeh.

Dia menegaskan komitmen Paguyuban Jawa untuk mendukung persatuan antaretnis sebagai kekuatan sosial Kabupaten Ketapang.

“Di Ketapang ada banyak etnis. Ada Jawa, Dayak, Melayu, Madura, Batak, Flores, dan lainnya. Kita semua keluarga besar Ketapang. Tidak boleh ada pemicu konflik. Jika ada oknum yang mengganggu ketertiban, kita sikapi bersama sesuai aturan,” tegasnya.

Sholeh juga meminta seluruh pengurus dan warga Jawa untuk menjaga nama baik paguyuban serta tidak menjadi provokator.

“Jangan sampai ada yang sok, merasa menang sendiri, atau menjadi provokator. Kalau ada oknum warga Jawa yang merusak ketenteraman, lebih baik kita pulangkan ke Jawa daripada mengorbankan kedamaian bersama,” pesan Sholeh.

Baca Juga: Pembatalan Pemenang Tender Jembatan Ketapang Dilaporkan ke Kejati, SDR: Modus Klasik Korupsi

Ia mengangkat filosofi Jawa “Balung Pisah”, yang menggambarkan paguyuban hadir untuk menyatukan warga Jawa perantau dari berbagai daerah.

“Walau berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, atau Jogja, di Ketapang kita adalah satu keluarga. Paguyuban ini menjadi wadah menyambung seduluran, memperkuat kebersamaan, dan bekerja sama dengan semua etnis demi kemajuan bersama,” ucapnya.

Ketua DPC Paguyuban Jawa Kecamatan Sungai Laur terpilih, Rakhmat Kurniawan, menegaskan komitmen untuk menjalankan amanah organisasi.

“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh etnis untuk menjaga harmoni dan mendukung pembangunan kecamatan,” tegasnya.

(ra)