Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Menteri Energi AS Chris Wright meredam kekhawatiran publik terkait perintah uji coba senjata nuklir oleh Presiden Donald Trump.
Wright menegaskan pengujian itu tidak akan menghasilkan “awan cendawan” karena hanya mencakup pemeriksaan sistem non-kritis, Senin (03/11/25).
Klarifikasi ini disampaikan untuk menjelaskan kabar pekan lalu bahwa Trump memerintahkan Departemen Pertahanan untuk segera memulai uji coba senjata nuklir, setelah AS menghentikannya selama 33 tahun.
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat 0,54 Persen di Awal Pekan, Pasar ‘Wait and See’ Rilis Data Ekonomi
“Saya rasa uji coba yang dibicarakan saat ini adalah pengujian sistem… Ini bukan ledakan nuklir. Ini yang kami sebut ledakan nonkritis,” kata Wright kepada Fox News pada Minggu (2/11).
Wright mengatakan, pengujian semacam itu hanya mencakup pemeriksaan seluruh komponen senjata nuklir untuk memastikan perangkat tersebut memiliki geometri yang tepat dan dapat memicu ledakan nuklir dengan benar.
“Ini bukan sesuatu yang membuat penduduk gurun Nevada khawatir akan melihat awan cendawan di langit,” katanya.
Perintah Trump ini muncul di tengah lanskap geopolitik yang memanas.
















