Kasus Pembunuhan Sadis di Thailand, Nama Mantan Pemain Naturalisasi Malaysia Terseret

Mantan pemain Kelantan FC yang diduga menjadi tersangka penembakan mati WN Malaysia (Mohd Fuad Fahmie Ghazali) di Sungai Golok, Thailand.
Mantan pemain Kelantan FC yang diduga menjadi tersangka penembakan mati WN Malaysia (Mohd Fuad Fahmie Ghazali) di Sungai Golok, Thailand. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Seorang mantan pemain sepak bola naturalisasi Malaysia yang pernah bermain untuk Kelantan FC kini menjadi buronan utama.

Ia diduga sebagai salah satu tersangka yang menembak mati seorang warga negara Malaysia di sebuah rumah di Sungai Golok, Thailand, pada Sabtu (1/11/2025) malam.

Baca Juga: Polisi: Motif Pembunuhan Mirawati Murni Pencurian, Pelaku Tewas Ditembak

Menurut laporan New Straits Times, Kepala Polisi Kelantan, Datuk Mohd Yusoff Mamat, mengkonfirmasi identitas tersangka.

Identifikasi tersebut dilakukan setelah penyelidikan internal oleh petugasnya hari ini, Senin (3/11/2025).

Lebih lanjut, ia mengatakan polisi telah memulai perburuan terhadap tersangka, yang diyakini memiliki kewarganegaraan ganda.

“Berdasarkan penyelidikan kami, kami berhasil mengidentifikasi tersangka sebagai mantan pemain asing tim sepak bola Kelantan,” ujarnya.

Mohd Yusoff menambahkan bahwa korban, yang diidentifikasi sebagai Mohd Fuad Fahmie Ghazali (33), memiliki sejumlah catatan kriminal sebelumnya.

“Korban terlibat dalam penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba sejak tahun 2020,” ujarnya.

Korban tercatat memiliki empat catatan kriminal terkait pelanggaran narkoba.

Ketika ditanya apakah pembunuhan itu terkait dengan utang terkait narkoba, Mohd Yusoff mengatakan masalah tersebut sedang diselidiki penuh oleh otoritas Thailand, mengingat lokasi kejadian berada di Sungai Golok.

Baca Juga: Kasus Mayat di Mobil D4vd: Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan, Keluarga Korban Buka Suara

Kronologi Kejadian

Laporan sebelumnya menyebutkan korban, Mohd Fuad Fahmie Ghazali, ditembak delapan kali setelah terlibat pertengkaran dengan pelaku sekitar pukul 18.40 waktu setempat.