Clark yakin, dengan perubahan besar ini, Affinity siap head-to-head dengan pesaing utama mereka, Adobe, yang saat ini punya lebih dari 30 juta pengguna berbayar.
Semua Alat Jadi Satu Tempat
Inovasi terbesar dari Affinity terbaru adalah semua alatnya digabung menjadi satu aplikasi kuat dengan satu jenis file universal.
“Dulu, penggunanya harus bolak-balik antara aplikasi Photo, Designer, dan Publisher. Itu bikin ribet,” jelas Clark. “Sekarang, di Affinity Studio yang baru, walau kamu pindah dari kerja vektor ke piksel, kamu tetap di kanvas yang sama. Ini terobosan arsitektur!”
Canva ingin pengalaman mendesain terasa sangat cepat, seolah-olah “seperti perpanjangan dari otak Anda.”
Menepis Kekhawatiran Desainer
Banyak desainer profesional khawatir misi Canva yang “memberdayakan dunia untuk mendesain” akan menurunkan nilai pekerjaan mereka. Namun, Clark menepis anggapan itu.
“Setiap kali teknologi baru muncul, selalu ada ketakutan itu,” katanya. “Tapi kami percaya peran desainer profesional justru semakin penting — sebagai penentu selera dan ahli yang bisa membimbing orang lain.”
Clark menambahkan, menggratiskan Affinity juga membuka peluang karir desain profesional bagi banyak orang yang sebelumnya terhalang biaya software yang mahal.
“Tidak ada trik, tidak ada versi ‘setengah jadi’,” tegas CEO Affinity, Ash Hewson. “Alat canggih yang diandalkan para profesional setiap hari kini terbuka untuk semua, karena kebebasan berkreasi seharusnya tidak dipatok harga.”
Baca Juga: AMSI Awards 2025: Apresiasi Inovasi Media Siber di Tengah Disrupsi Teknologi
Pesaing Tak Tinggal Diam: Adobe dan Figma
Langkah agresif Canva ini terjadi di pekan yang sama saat Adobe dan Figma juga mengumumkan inovasi mereka:
- Adobe: Di konferensi Adobe MAX, mereka meluncurkan banyak inovasi AI, terutama untuk video. Ini termasuk soundtrack dan voiceover generatif, serta peningkatan pada AI Object Mask di Premiere Pro dan Generative Fill di Photoshop. Adobe juga memperkenalkan Project Moonlight, semacam agen AI yang bertindak sebagai manajer proyek kreatif.
- Figma: Mereka mengakuisisi platform AI Weavy, yang kini menjadi Figma Weave. Tujuannya adalah membangun kemampuan pembuatan dan pengeditan gambar, video, dan animasi di dalam platform Figma.
(*Red)












