Kasat Reskrim Polres Kayong Utara, Iptu Hendra Gunawan, mengkonfirmasi bahwa K telah meninggal dunia. Pihaknya juga telah menyerahkan jenazah K kepada keluarga, dan pihak keluarga menerimanya dengan ikhlas.
“Iya benar. Barusan kami serah terima jenazahnya. Pihak keluarga menerima ikhlas,” jelas Iptu Hendra Gunawan.
Iptu Hendra mengungkapkan bahwa K meninggal dunia dikarenakan mengalami pendarahan hebat akibat luka tembak saat melawan petugas. Sebelum meninggal, K sempat kritis dan menjalani perawatan di RSUD Gusti Abdul Gani, Lamandau, Kalteng.
“Setelah ditangkap, sekitar pukul 11.00 WIB tersangka dibawa ke RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau untuk dilakukan perawatan. Namun pada Rabu pukul 00.15 WIB pelaku dinyatakan kritis, dan pada pukul 00.30 WIB meninggal dunia akibat pendarahan,” jelasnya.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah terduga pelaku langsung diantar ke rumah orang tuanya di Dusun Pematang Rimba, Desa Teluk Mutiara, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Balita di Singkawang: Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan, Terancam 15 Tahun Penjara
Iptu Hendra juga mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka sebelum ia meninggal dunia. Motif perbuatan nekat K murni pencurian, namun aksinya diketahui oleh korban.
“Berdasarkan keterangan tersangka, dia masuk ke rumah korban Mirawati dengan maksud mencuri. Namun korban terbangun dan langsung menarik baju tersangka. Saat itu, tersangka langsung menusukkan pisaunya secara membabi buta ke arah korban,” ungkapnya.
Dalam kondisi panik dan gelap karena mati lampu, tersangka menusuk korban secara acak.
“Tersangka mengaku tidak mengetahui bagian tubuh mana saja yang terkena tusukan karena kondisi saat itu gelap akibat mati lampu. Ia menusuk secara acak,” tambahnya.
Lebih lanjut, Iptu Hendra menyampaikan bahwa dengan meninggalnya pelaku, proses hukum kasus tewasnya Mirawati akan dihentikan demi hukum (SP3).
“Jika pelaku meninggal dunia, maka perkara akan SP3. Misteri meninggalnya Mirawati sudah terpecahkan. Pelaku serta motifnya juga telah terungkap,” tutupnya.
Kasus tewasnya Mirawati ini sempat menggemparkan warga Kayong Utara. Korban ditemukan tewas berlumuran darah di mess perkebunan kelapa sawit, di Lubuk Batu, Kecamatan Simpang Hilir.
(*Red)
















