Faktakalbar.id, NASIONAL – NASA dan International Asteroid Warning Network (IAWN) secara tiba-tiba memulai kampanye global untuk memantau Komet 3I/ATLAS.
Meskipun objek antarbintang ini dipastikan tidak akan berdampak pada Bumi, ia telah menjadi pusat perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Komet Iblis Mendekati Bumi !
IAWN sendiri adalah badan yang dibentuk oleh PBB untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah negara-negara di dunia mengenai cara merespons ancaman objek luar angkasa.
Upaya global yang diserukan oleh kedua badan tersebut melibatkan jaringan teleskop, pusat riset, dan sukarelawan di seluruh dunia.
Fokus utamanya adalah untuk menguji dan mencari cara terbaik dalam mendeteksi serta memprediksi pergerakan objek yang berpotensi menyebabkan bencana di Bumi.
Ajang Latihan Deteksi Komet
Pemantauan besar-besaran atas 3I/ATLAS dinilai penting untuk memahami pergerakan komet secara umum.
Komet, yang memiliki atmosfer berkabut dan ekor terang, biasanya sangat sulit dipantau, sehingga pergerakannya lebih sulit diperhitungkan dibandingkan asteroid.
Lewat analisis atas Komet 3I/ATLAS, para ilmuwan dapat menguji teknik yang paling akurat untuk mengukur kecepatan, arah, dan bagaimana dampak gravitasi memengaruhi lintasan sebuah komet.
Komet ini, yang memiliki nama resmi C/2025 N1 (ATLAS), pertama kali dideteksi pada 1 Juli 2025.
Gambarnya ditangkap oleh teleskop Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) di Chili.












