Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Bagi banyak wanita, beberapa hari menjelang menstruasi bisa terasa sangat menantang secara emosional.
Perasaan yang lebih sensitif, mudah tersinggung, mudah marah, atau tiba-tiba ingin menangis tanpa alasan jelas atau yang sering disebut badmood adalah gejala umum dari Premenstrual Syndrome (PMS).
Perubahan suasana hati ini bukanlah “drama” atau sesuatu yang dibuat-buat.
Ada alasan biologis dan ilmiah yang jelas mengapa badmood seringkali menjadi tamu tak diundang sebelum menstruasi.
Baca Juga: Nyeri Datang Bulan? 7 Langkah Pertolongan Pertama yang Bisa Kamu Lakukan!
Berikut adalah empat alasan utamanya:
1. Fluktuasi Hormon (Si Biang Kerok Utama)
Penyebab utama dari hampir semua gejala PMS adalah “roller coaster” hormon, terutama estrogen dan progesteron.
Setelah ovulasi (pelepasan sel telur), kadar kedua hormon ini akan menurun drastis jika tidak terjadi kehamilan.
Penurunan tiba-tiba inilah yang memicu kekacauan.
Estrogen terkait dengan peningkatan suasana hati, sementara progesteron memiliki efek menenangkan.
Ketika keduanya anjlok, suasana hati menjadi tidak stabil.
2. Penurunan Kadar Serotonin
Hormon tidak bekerja sendirian.
Fluktuasi estrogen dan progesteron juga memengaruhi zat kimia di otak (neurotransmitter).
















