Menariknya, Elvizar ternyata juga merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi besar lainnya, yaitu dalam pengadaan mesin EDC di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero pada tahun 2020–2024.
“Elvizar diketahui merupakan Direktur PT Pasifik Cipta Solusi (PCS) saat kasus digitalisasi SPBU, dan Direktur Utama PCS di kasus mesin EDC.”
Pada 28 Agustus 2025, KPK mengungkapkan bahwa penyidikan kasus di Pertamina ini telah memasuki tahap akhir.
KPK juga menyatakan sedang dalam proses finalisasi penghitungan kerugian keuangan negara bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
(*Red)
















